Kisah 20 Jam Jadi Saksi Pemilu

Assalammualaikum..
Hai semuanya, apa kabar?
Udah lama banget ya kita nggak bersua di blog yang udah masuk tahun kelima ini hehehe


Tau dong tahun ini kita pemilu? Ya, baru beberapa hari kemaren kan kita lewat tuh pemilu. Pemilu tuh ibarat kata sih pesta demokrasi. pestanya rakyat. pesta merayakan hak politik rakyat. pesta yang ditunggu lima tahun. 9 April kemaren kan harinya memilih para wakil rakyat yang bakal duduk di DPR, DPRD, DPD. Nah momen ini gak gue lewati dengan biasa-biasa aja. Tahun ini gue udah punya hak politik yaitu ikut pemilu, tapi gacuma itu gue ikutan berpartisipasinya.
Gue saksi. Iya, gue saksi. Tau kan orang-orang yang kerjaannya mantengin orang pada nyoblos dan pas ngitung suara mereka berebut tempat paling deket sama surat suara biar jelas suara yang dicoblos rakyat. Nah itulah kerjaan gue 9 April kemaren. Gue mendaftarkan diri jadi saksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di TPS 34 yang juga TPS tempat gue nyoblos hehehe, tuan rumah. Kenapa gue milih disitu, soalnya enak TPS sendiri jadi kalo mau nyoblos garibet pindah-pindah tempat dan panitianya bisa dipercaya dan gasuka ngerepotin orang (soalnya saksi tuh jadi salah satu orang yang diribetin panitia pemilu). Jadi saksi gimana rasanya? Nih bakal gue ceritain rasanya jadi saksi pemilu 2014!
Gue hari itu bangun pagi, dan buru-buru supaya jam 7 udah ada di TPS berbarengan sama dibukanya TPS. Soalnya dalam peraturan KPU, saksi harus ada dan ngeliat saat TPS dibuka, panita disumpah, dan kotak-kotak suara beserta surat suaranya dibuka. Ya biar sah ajalah kalo masih "perawan" ibaratnya. Selepas itu ya kerjaan gue hanya mantengin orang-orang satu-satu masuk ke bilik dan abis itu naro surat suaranya di kotak suara. Itu aja yang gue kerjain dari pagi sampe jam 1 siang pas TPS ditutup. Itulah masih awalannya, sebab selepas itu kerja yang sesunggunya.
Selepas break makan siang dan sholat Dzuhur, gue kembali ke TPS dan ternyata penghitungan suara udah mau dimulai. Wajar, soalnya TPS ditutup jam 1 dan selambatnya setengah 2 udah harus dimulai penghitungan suaranya. Penghitungan suara pertama adalah untuk pemilihan anggota DPR RI. TPS gue masuk ke Dapil DKI 1 yang meliputi Jakarta Timur. Dari hasil penghitungan, gue harus menerima PKS hanya dapet peringkat keempat di TPS gue. Ini hasilnya

PDIP = 62 suara
Gerindra = 53 suara
Demokrat = 34 suara
PKS = 29 suara
PAN = 24 suara


Selesai penghitungan DPR RI, waktu udah menunjukkan jam 5 sore. Kita panitia+saksi dikasih break, gue langsung caw pulang untuk mandi dan sholat Ashar. Selesai lah semua itu, balik lagi ke TPS dan penghitungan dimulai jam setengah 6 sore. Penghitungan berikutnya adalah untuk pemilihan anggota DPRD DKI Jakarta. TPS gue masuk ke Dapil DKI 6 yang meliputi Makasar, Pasar Rebo, Ciracas, Cipayung. Penghitungan ini sempet kena pending untuk sholat Maghrib dari jam 6 sampe setengah 7 malam. Penghitungan untuk DPRD ini selesai sekitar jam 9 malam. Dan gue harus menerima PKS cuma dapet peringkat kelima di TPS gue. Ini lima besarnya

PDIP = 63 suara
Gerindra = 45 suara
Demokrat = 44 suara
PAN = 30 suara
PKS = 25 suara

Kelar DPRD, masih ada satu kotak lagi yang belum dibuka yaitu kotak suara DPD dari DKI Jakarta. Penghitungan DPD dimulai dari jam 9 malam dan baru selesai jam 11 malam. Ada satu insiden di penghitungan ini yaitu surat suara antar calon yang ketuker. Jadi penghitungannya sampe diulang 2 - 3 kali gara-gara itu. Lepas DPD kelar, saksi tandatangan seluruh Plano besar yang ada di masing2 kotak suara. Tapi tugas saksi belum selesai nih. 
Kita semua saksi yang ada masih nunggu form C1. Nah apasih form C1? Form ini isinya hasil rekapitulasi suara masing-masing calon dan partai yang merupakan kewajiban KPPS untuk ngasih ke saksi. Soalnya dengan C1 ini, saksi dan partai bisa mastiin ada penggelembungan suara atau enggak. Suaranya sesuai apa enggak. Nah C1 inilah yang diminta partai untuk dibawa ke posko. Form C1 ini yang paling ribet. Soalnya harus diisi manual dan ada lembaran C1 yang harus ditandatanganin petugas KPPS+saksi. Singkat cerita, C1 diterima gue dan saksi lain sekitar jam 1 dini hari. 
Setelah C1 gue terima, itu form langsung dibawa ke posko PKS yang letaknya nggak jauh dari rumah. Sampai disana, C1 langsung di scan datanya, dan saksi dapet ongkos jadi saksi hehehe. Ternyata gue bukanlah saksi yang terakhir, beberapa saksi (bahkan perempuan) masih ada yang di TPS karena rekapitulasi belum selesai. Gakebayang tuh bener. Sampe rumah bener-bener udah jam 2 dini hari dan gue langsung tidur. 

Itu deh rasanya jadi saksi pas pemilu 2014 kemarin. Berat, tapi seru. Bisa ketemu dengan orang baru, akrab sama tetangga yang jadi saksi juga. Akrab juga sama panitia KPPS yang juga tetangga. Dan, bisa berpartisipasi mengamankan suara rakyat Indonesia!



"Janganlah Antum pandang remeh kerja mengamankan suara di TPS, karena hal itu bukanlah pekerjaan kecil. Melainkan sebuah finishing touch dari sebuah rangkaian kerja besar untuk membangun kembali peradaban di Republik ini"
- Anis Matta, Presiden PKS



Sekian dulu dehya...
Ohiya mohon doanya untuk seluruh pelajar yang mengikuti UN tahun 2014
Semoga diberikan kelancaran dan kesuksesan. Aamiin

Wassalam

JOIN EARTH HOUR 2014!





Saatnya kita buktikan kepedulian kita terhadap Bumi yang Kita tempati

Semuanya dapat kita lakukan dengan mudah

Dengan hal-hal kecil

Dengan hal-hal yang sederhana

seperti......



IKUTI EARTH HOUR 2014!



Matikan lampu dan peralatan listrik dirumah Anda

Selama Satu Jam saja

Hari ini!


Sabtu, 29 Maret 2014

20.30 - 21.30



Tahun ini, 34 Kota di Indonesia ikut mematikan lampu mereka mendukung aksi Earth Hour 2014

Banda Aceh
Lhokseumawe
Padang
Palembang
Pekanbaru
Jakarta
Bogor
Depok
Tangerang
Bekasi
Bandung
Cimahi
Purwakarta
Yogyakarta
Semarang
Solo
Malang
Batu
Surabaya
Sidoarjo
Kediri
Madiun
Denpasar
Mataram
Pontianak
Palangka Raya
Banjarmasin
Balikpapan
Samarinda
Sangatta
Palu
Sorowako
Makassar
Ambon

Serta ribuan kota diseluruh dunia


EARTH HOUR 2014 OFFICIAL VIDEO

EARTH HOUR INDONESIA DOCUMENTARY 2014


MATIKAN LAMPU DAN PERALATAN LISTRIK ANDA!
SABTU, 29 MARET 2014
20.30 - 21.30



INI AKSIKU! MANA AKSIMU?



Visit:

Akhirnya 17 Tahoen!

Assalammualaikum

Apa kabar semuanya? Sudah lama ya kita tidak bertemu di blog ini huehehehe. Semoga kabarnya baik-baik semuanya, Aamiin….

Sebenernya ini telat banget, tapi ya gapapa lah ya. Ini masih bulan Maret! Kenapa Maret special? Karena telornya dua (?) wkwkwk. Tidak, karena dibulan ini ada tanggal 3 dan ditanggal itu gue 17 tahun lalu lahir. 17 Tahun? Iya, akhirnya gue 17 tahun juga. Kalo ada anak-anak kewl, Sweet Seventeen namanya B). Gimana ceritanya taun ini? Monggo diliat

Tahun lalu, 3 Maret jatuh di hari Minggu. Tapi sekarang ternyata jatuh di hari Senin. Ini suatu pertanda yang tidak baik (biasanya), coba baca postingan 3 Maret beberapa tahun-tahun sebelumnya. Tapi karena jatuh di hari Senin, enggak terlalu rame tuh jam 00.00 dan gue pun tidak memasang emot orang yang pake topi ulang tahun miring ituloh. Setelah lewat 00.00 gue akhirnya tidur.
Besok paginya, ternyata ada yang sadar dan mulai banyak yang masang PM dan ngucapin selamat ke gue liwat twitter sama bi bi em wkwkwkw. Karena ternyata enggak libur, gue di hari Senin ini harus ke sekolah, ya biasa lah. Sampe sekolah seperti biasa, kondisinya sepi. Jelas sepi, datengnya jam 6 kurang-_-. Sampe sekolahan cuma ada  Andra lagi tidur telentang damai banget-_- kemudian satu persatu orang dateng. Dan Amanda Alfira sang ketua PAKKS bilang “Selamat Ulang Tahun Jaaan”. Setelah itu satu persatu ngasi ucapan.

Tapi bukan Ojan kalo enggak berfikir-fikir ulang. Kok kayaknya ada intimidasi lain selama belajar seharian *tsaaah. Soalnya beberapa hari terakhir udah banyak yang ulang tahun, dan so pasti nggak ada pengampunan HAHAHAHA. Tambah lagi, gue salah satu dalang dari seremoni seremoni itu. Ibarat kata, gilaa enak banget nih balas dendam ke Ojan~. Tapi jujur, seharian enggak diapa-apain sih sebenernya sama anak-anak sekelas sampe pada akhirnya pak Lilik datang dan mulai gajelas.
Tiba-tiba gue ditanya soal UTS sama dia. Lah gue kaga ngerti apa-apaan tentang itu tiba-tiba ditanya soal UTS. Gue sampe disuruh maju kedepan kelas dan diinterogasi sama dia. Sebenernya, pas itu sih kurang dapet feel dikerjainnya :p tapi lumayan deg-deg-an, soalnya kan doi wali kelas dulu pas kelas X. sekitar 10 menitan ditanya2in, datanglah Cibe, Anca, sama Asri kalogasalah. Klimaksnya disana bung!

Datanglah kue dengan tiga lilin batangan putih. Catet, TIGA LILIN BATANGAN PUTIH!. Iya, soalnya ulang tahun gue dirayain barengan sama ulang tahun Puspita sama Andri. Setelah itu kita nyanyi2, selamat2an, dan peper2an krim. Duh….
Singkat kata, seneng bangetlah sama apa yang dikasi dan dipersiapin sama anak-anak Sebelas IPA Empat wkwkwk. Makasih ya kaliaaan! :*


Nih ada tambahan :p



Itu kado dari seseorang yang tahun lalu ngasih kado misterius ke gue. I know you see it!
Sebenernya ada kuenya, tapi gak sempet di foto. Btw, kuenya enak 



Dan kado diatas ini dari seorang sahabat SD-SMP-SMA, yakni Fakhri Maulana yang duet sama Anita Meisita. Bukunya keren parah, dan sukses bikin gue iri :p. Tetep, ada sabunnya (lagi)


Udahan ah...
Makasih buat semuanya yaa. Sorry kalo gabisa disebutin disini.
Sekian buat hari ini. Wassalam

Riau (Kami) Berkabut

Assalammualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Salam Sejahtera Bagi Kita Semua

Apa kabarnya semua? Semoga semuanya dalam keadaan yang baik-baik dan dalam lindungan Tuhan ya, Aamiin…

Kali ini gue mau membahas tentang apa yang sekarang lagi hangat dibicarain banyak orang. Sekarang gue mau bahas tentang Riau. Tau kan Riau? Provinsi yang kental banget dengan suasana dan budaya Melayunya. Provinsi yang berwarna “kuning” alias digawangi pemimpin dari partai kuning ini sekarang lagi menghadapi kasus yang bias dibilang serius. Yap, kebakaran hutan. Sebenarnya kasus kebakaran hutan di Riau udah bukan hal yang aneh, ini mungkin udah jadi rahasia umum buat semuanya. Tahun lalu dan juga tahun-tahun sebelumnya sudah pernah kasus ini terjadi. Tapi kenapa tahun ini jadi topik pembicaraan banget?

Titik api di Riau per 12 Maret 2014
Tahun lalu, penanganan kabut asap di Riau bener-bener total. Kenapa? Tahun lalu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja mati-matian untuk mengatasi kabut asap di Riau. Gue inget, Kepala BNPB Pak Syamsul Maarif tahun lalu stay di posko BNPB di Riau. Tahun ini sih BNPB kembali terjun, tapi entahlah. Tahun lalu juga penanganan kabut asap dilakukan terpadu dengan beberapa pihak, seperti BNPB hingga TNI/Polri. Tahun ini juga nampaknya begitu, tapi entah juga kenapa susah juga ditanganinya. Bahkan tahun ini sampai juga dilakukan modifikasi cuaca yang sempat sukses “mengacak-acak” cuara Jakarta beberapa bulan ini.

Memang, titik api di Riau tahun ini banyak dan semakin liar. Kenapa semakin liar? Bayangin hutan biosfer yang ibaratnya hutan konservasi ikut-ikutan (atau diikutkan) terbakar. Hutan yang seharusnya dilindungi, ternyata ikut kebakar. Cara membuka lahan masyarakat dengan membakar hutan juga menambah parah kebakaran dan kabut asap di Riau. Titik asapnya tuh enggak Cuma satu, atau sepuluh. Tapi ratusan. Ada ratusan titik api se-Provinsi Riau. Kalo kebakaran karena iklim kering, itu mungkin hukum alam. Tapi kalo kebakaran karena dibakar, dan yang bakar bukan perorangan tapi perusahaan apa masih disebut hukum alam? Bahkan kalo kata gue, tidak pantes disebut bencana kebakaran hutan atau kabut asap.

Bandar Udara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru ikut-ikutan diasapin
Kabut asap ini bukan cuma “mengepung” Riau aja. Dua minggu lalu, Sumatera Utara ikut-ikutan di-asap-in akibat kebakaran hutan di Riau. Sekarang, giliran Sumatera Barat tepatnya di Bukittinggi yang paling kena imbas asap kebakaran hutan di Riau yang paling parah. Wajar, kalo Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sampai bagi-bagi masker di Bukittinggi dan minta beberapa sekolah meliburkan anak muridnya. Tidak cuma Sumbar, Jambi pun ikut kena dampaknya. Harus diketahui juga, Bandar Udara Syarif Kasim Pekanbaru pun ikut ditutup dan otomatis banyak penumpang terlantar dan maskapai penerbangan kudu rugi. Info terbaru, beberapa penerbangan ke Bandar Udara Minangkabau Sumbar ikut mengalami penundaan gara-gara kabut asap ini.
 
Indeks polusi udara di Riau
Kabut asapnya juga sampai di Padang, Sumatera Barat

Alhamdulillah, presiden kita pak SBY akhirnya sudah bersuara dan meminta semua pihak untuk ikut mengatasi masalah ini. Bahkan ada menteri yang tidak ikut rapat mengenai kabut asap, pak presiden sampai marah-marah. Tapi, respon pak SBY ini memang dibilang terlambat. Beliau baru angkat bicara setelah banyak komentar sinis di media sosial bahkan sampai ada surat untuk presiden. Mungkin pak SBY tahu, mention twitternya penuh karena kabut asap. (atau malah asapnya sampai Istana). Tapi tenang, pak SBY diminta untuk tidak perlu datang ke Riau. Pak wagub Riau loh yang minta itu. Mungkin maksudnya pak Beye diminta mengatasi asap tanpa harus terkena asap secara langsung.


Lagipula untuk objek fotonya Bu Ani tidak bagus kan?


Siap Pemilu

Assalammualaikum semuanya....
Hai apa kabarnya nih? Wah udah lama gak on lagi di blog yang makin ketje pastinya :p
Berhubung besok selama seminggu libur full, catat LIBUR FULL! gue mau ngeblog nih. Ngeblog tentang apa? Nih pantengin ajalah ya...

Nah readers semuanya, udah pada tau dong 9 April nanti Pemilu? Iya pemilihan umum. Ajang dimana kita bisa memilih siapa anggota DPR, DPD, DPRD alias para wakil rakyat yang nantinya bakal ngewakilin suara kita nih -katanya-. Tahun ini kan ada 12 partai politik yang bakal "menjajakan" calegnya untuk mengisi 560 kursi DPR RI dan beribu kursi di DPRD. Mungkin kita masih bingung, siapa sih yang harus dipilih di Pemilu 2014? Pilih partai atau calegnya ya? atau, caleg mana sih yang paling berkompeten?

Tenang, di era teknologi kaya sekarang ini mau ngapa-ngapain aja udah serba gampang dan mudah. Termasuk cari tahu profil, rekam jejak karir, sampai apa aja yang udah pernah dilakukan tuh caleg sampai saat ini. Caranya gampang banget? Readers semua bisa mengakses dari pc, sampai tablet. Cukup buka kpu.go.id


Nah abis buka kpu.go.id readers semua bisa buka tuh DCT DPR Pemilu 2014. Cukup klik sekali aja tuh
Abis buka itu, bakal muncul tampilan kaya begini nih


Kalo udah muncul, klik tuh PROFIL CALON TETAP PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DPR RI 2014 atau yang gue tunjukkin pake tanda panah tuh. Abis itu bakal muncul tampilann kaya dibawah ini


Tampilannya adalah nanti ada 12 parpol nasional dari nomor urut 1 sampe 15. Nomor dan juga lambang partainya juga ada kok. Selepas itu kalian bisa klik parpol atau nomor parpol mana yang mau dilihat profil calegnya.


Nah, ini tampilan berikutnya. Setelah pencet partainya disitu bisa pilih provinsi dan daerah pemilihannya (Dapil). Maaf, logo partainya ditutup dulu yaa :p


Nah, setelah dipilih provinsi dan dapilnya, keluar dah itu nama-nama caleg yang maju. Gue ambil contoh Dapil 1 Jakarta dari Partai NasDem. *ini bukan pesan sponsor atau kampanye*. Mau liat profilnya? Tinggal pencet Profil dan keluarlah PDF profil dari masing-masing calon.

Gimana kalo calon Dewan Perwakilan Daerah? Wah, lebih gampang lagi. Readers bisa langsung pencet di pojok kanan ada kolom DPD. Klik dan nanti bakal keluar tampilan kaya dibawah ini


Nah lepas itu, langsung aja klik Daerah Pemilihan. Bedanya sama DPR, DPD dipilih per provinsi dan tanpa didukung parpol. Jadi tinggal klik aja Dapilnya dan langsung dipilih mana Dapil tempat readers semua memilih nantinya.


Kebuka dah tuh nama-namanya. Gue ambil sampel untuk Daerah Pemilihan DKI Jakarta. Disitu keluarlah semua calon anggota DPD beserta foto dan profilnya. Mau liat profilnya tinggal klik kolom profil dan keluarlah PDF nya. Simple!

Nah, gue udah nyampein gimana caranya ngeliat profil sampai rekam jejak para calon anggota dewan yang bakal menghiasi Senayan tahun 2014-2019. Simpel kan. Semua datanya ditulis lengkap dan bisa diliat sama kita semua. Jadi, gak bakalan lagi deh kita milih kucing dalam karung. Sekarang baru calon aja udah dituntu transparan :D

Jadi, masih pingin golput? :)

Wassalammualaikum.

Pengantar 17 Tahun


Assalammualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

                Hari ini, 3 Maret 2014. Sudah 17 tahun usia gue. Sudah 17 tahun gue hidup, dan juga sudah 17 tahun gue tumbuh. 17 tahun bukan waktu yang lama, tapi gabisa juga dibilang sebentar. Sudah banyak banget lah momen-momen atau kejadian-kejadian yang gue alami. Kejadian yang membangun diri gue sendiri, atau bahkan menghancurkan gue sendiri. Kejadian yang menjadikan gue lebih dewasa, bahkan yang buat gue jadi kekanak-kanakan pun juga ada. Semuanya tuh ibarat pintu, yang selalu gue buka dan gue masukin kedalemnya. Terus menerus.

                17 tahun belum bisa dibilang dewasa, tapi nggak juga masih disebut anak-anak. Sadar, sekarang udah punya “pertanggungan” secara hukum kepada negara. Gue akan punya KTP dan mungkin menyusul kartu-kartu lainnya. Tahun ini pun gue udah milih anggota dewan dan presiden. Mungkin gak menarik bagi beberapa orang, tapi buat gue ya ini pendewasaan diri lah. Kembali lagi sadar, apa yang gue lakuin mungkin akan jadi acuan dan pertimbangan banyak orang. Menjadi orang yang tua di sebuah kelompok, pasti dituntut untuk jadi bijaksana. Baik tutur kata, apalagi pola pikir.

                17 tahun hidup, masih banyak kekurangan yang ada di diri gue. Banyak, dan banyak banget. Udah saatnya gue menata dan memperbaiki gue sendiri. Ya, yang untung sih gue. Selama 17 tahun pun masih banyak keinginan yang belum tercapai dan belum dicoba. Mumpung masih 17 tahun sih, pinginnya tahun ini ya tahun yang produktif buat gue. Selagi masih bisa melek sampe malem, selagi masih bisa jalan sampe jauh, selagi masih bisa nulis sampe berlembar-lembar. Terpenting, selagi pikiran masih bisa berfikir yang terbaik buat semua orang.

                Hari ini, 3 Maret 2014. 17 tahun udah gue hidup. Ini baru lembar pertama dari 365 lembaran yang bakal gue jalanin di usia ke-17 ini. Masih banyak jalan yang belum gue lalui. Masih banyak pintu yang belum gue buka dan gue masukin. Masih banyak tantangan didepan yang sadar, harus gue lalui. Hari ini dan seterusnya, komitmen untuk lebih baik dan bermanfaat buat banyak orang jadi nomor satu buat gue. Terimakasih semuanya!

INSIDE: Ahmad Nugraha Aji


Assalammualaikum semuanyaa...
Haaaii... ternyata udah lama ya kita tidak berjumpa di blog gue ini. Kalo gasalah udah 2 minggu kita gak ketemu disini. Apa kabar semuanya? Semoga makin baik yaa...

Well kali ini gue mau mengenalkan “INSIDE”. Inside ini ibarat segmen di blog gue yang akan membahas secara detail tentang orang-orang yang gue pilih. Mereka bisa aja teman-teman dekat gue atau tokoh-tokoh terkenal hingga politisi. Nah ini ibaratnya pengembangan dari segmen Tribute To My Friend. Kalau bagian Tribute hanya menjelaskan sedikit, khusus Inside menjabar dengan lengkap. Kalau ada yang pernah liat posting tentang Sarastia dan Fakhri, nah macam itulah.

Langsung ajalah ya, hari ini gue mau memulai Inside dengan orang yang gue pilih yaitu Ahmad Nugraha Aji. Siapatuh?
Ahmad Nugraha Aji atau orang yang biasa gue dan teman-teman panggil Aji ini lahir di Jakarta, 23 Juni 1998. Masih muda banget kan ya? Eits, tapi umurnya berbanding terbalik sama kondisi wajahnya. Umurnya baru sekitar 15/16 tahunan, mukanya udah 51/61 tahun :p *becanda ye Ji._.v*

Aji ini orangnya imut (item mutlak) wakakak. Tapi nih orang badannya agak gemuk tapi tinggi. Kalah tinggi gue daripada dia. Aji ini orang Jawa. Jawa Timur! Kampungnya tuh di Jember sama kaya Mas Anang Hermansyah, eh gataudeh tuh Anang. Jadi gaya bicaranya masih adalah dikit-dikit logat Jawa Jawanya. Lo ajakin ngomong Jawa juga bisa tuh anak, seriusan. Ohiya dia ini dulunya berasal dari SMP 182 Kalibata. Nah sekarang dia dan gue sama-sama di SMA 14 Jakarta. Dia ini ekskulnya Paskibra. Gacuma itu aja, terkait peringatan HUT RI tahun 2013 kemarin, dia kepilih jadi Purna Paskibra Indonesia Jakarta Timur (PPI JT) 2013 dan ikut menjadi pengibar bendera merah putih pas 17-an di Kantor Walikota Jakarta Timur. Wiiih seneng gak tuh? Asik gak tuh? Bangga gak tuh? Perjuangan untuk jadi PPI kan gak gampang toh dan pesaingnya pun banyak juga. Sebagai temannya sih, gue seneng dan bangga banget.

Ohiya Aji ini seorang Rail Fans, alias penggemar kereta api. Doi juga merupakan anggota EdanSepur Indonesia, sebuah komunitas penggemar kereta api di Indonesia. Aji suka banget tuh hunting foto kereta dan suka banget jalan-jalan tentunya naik kereta. Ya ibaratnya Test Road kali yaa... Kalau mau tanya seputar kereta wah cocok banget deh tanya sama Aji. Mulai dari jenis lokomotif, spesifikasi gerbong, nama dan letak stasiun, sampe harga tiket kereta juga tau. Walaupun Rail Fans, Aji juga lumayan faham dan ngerti seputar bus juga loh. Terkadang kalo ngobrol sama gue seputar bus, ya agak agak nyambung juga. Ohiya doi juga punya game simulator dan khatam banget tuh urusan begituan. Bus Simulator, Truck Simulator, sampe tentunya Train Simulator. Minta ajarin game sekalian sama Aji juga gapapa kok ;;)

Ada satu juga kemampuannya Aji, doi ini bisa ngutak ngatik foto di Photoshop. Gacuma itu dia juga kadang-kadang suka nge-desain sesuatu di komputer dan laptopnya. Ohiya Aji ini orangnya asik kok, humoris juga, agak konyol, dan terkadang songong wkwkwk. Tapi Aji juga sekarang suka galau gitu, coba deh liat twit-twitnya sedih banget :p wkwk. Nah kebetulan dan pas banget nih, Aji lagi (dan masih) sendiri. Jadi buat semuanya yang kira-kira nyantol sama Aji, yaa coba coba aja lah dulu siapa tau berlanjut ahaay. Kalo mau kontak Aji, nih ada twitternya @A_Jin_Iprit atau yaa coba-coba aja dulu tanya di ask.fm/trekjing.

Udah ah segitu dulu aja Insidenya hari ini. Makasih buat Aji yang gue Inside-in hari ini. Buat yang lain, siap-siap aja gue inside-in.
Makasih buat semuanya yang udah lihat nih blog
Kalau bagus kasih tau yang lain, kalau kurang kasih tau yang punya blog ini heheh :p

Last but not least, kita berdoa buat saudara-saudara kita yang ada di Blitar, Kediri, dan Malang dan yang terkena dampak erupsi Gunung Kelud hari Kamis kemarin. Semoga semuanya diberikan kesabaran dan dapat kembali beraktifitas seperti semula lagi, Aamiin. 

Selamat Tahun Baru Cina 2565

Assalammualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Salam Sejahtera bagi Kita Semua

Saya, Muhammad Fauzan Fakhrurrozi
admin Fauzan Bercerita mengucapkan:




SELAMAT HARI RAYA IMLEK
TAHUN BARU CINA 2565


Semoga ditahun Kuda Kayu ini, Kita dapat menjadi pribadi yang saling menjaga toleransi antar Umat Beragama serta senantiasa hidup dalam kerukunan


Semoga kesuksesan, keberuntungan, kesejahteraan, dan kedamaian menyertai Kita semua 



Sekian.
Wassalammualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Salam Sejahtera Bagi Kita Semua

75 Menit Bersama Pak Simar

Assalammualaikum Warahmatullah Wabarakatuh!
Apa kabar semuanya mbak bro dan mas bro dimanapun berada. Akhirnya gue muncul lagi di blog kesayangan ini. Selama ini terlalu sibuk dengan tugas sekolah dan segala tes serta ujian. Ya namanya juga pelajar kan ya....

Oke, gue hari ini mau ngeposting tentang kejadian hari ini. Ya, Kamis 30 Januari. Seperti biasa, gue hari ini sekolah. Hari terakhir di minggu ini nih. Enak gak tuh soalnya Jumat libur~ Nah di hari ini gue belajar Matematika. Nah guru matematika gue ini namanya Bapak Leskan Simarmata. Tapi biasa dipanggil Pak Simar. Udah tau dong dia orang mana? Jadi, hari ini dia ngajar, akan tetapi anak-anak IPA 4 nampaknya ingin sekali ngobrol-ngobrol *damai._.v walhasil mulailah kita satu-satu membuka topik.

Topik dimulai dari Bintang. Dia nanya "Pak Pak Banjir lagi Pak!" Maka Pak Simar memulai lah menjawab. "Oke oke.. jadi banjir itu sebenarnya kesalahan siapa? Itu sebenarnya adalah kesalahan kita sendiri. Bukan kesalahan alam. Nah coba Bintang, kamu orang mana?" 
"Orang Jawa Pak"
"Nah orang tua kamu lahir dimana?" 
"Di Jakarta pak" 
"Nenek mu lahir di Jawa kan" 
"Iya pak" 
"Nah itu, mereka ke Jakarta pasti kan kalau mau buat rumah, cari tanah kosong toh? Nah mulai lah menebang hutan, dijadikan rumah"
"Itulah penyebabnya, dan kita tidak pernah minta maaf sama Tuhan"
Kemudian dia diam, dan seperti biasa

"I'm Sorry God. I Still Wrong"


Lanjut, dia mulai topik tentang Istana Buckingham di Inggris.
"Kemarin saya lihat, Istana Buckingham itu ternyata ada hutannya. Luas banget. Ada itu 10.000 Hektar. Makanya masih ada ular di sana. Coba liat Istana Negara, kebanjiran" Abis itu semua pada ketawa.

Kemudian mulai lah dia bercerita lagi, "Saya dulu pernah ke Hutan di daerah Binjai. Dulu saya sudah mengajar di Binjai. Nah dulu saya pergi berlima. Cowok semua. Disana tuh saya lihat ada kayu seukuran ruang kelas ini. Diameternya seluas kelas ini!. Bah, banyak banget disana" Anak-anak IPA 4 sebagian takjub sebagian asik ngobrol-_-
"Trus disana ada juga pohon, kaya bekas ditebang gitu. Tapi tergeletak diatas dua batu gitu diujung-ujungnya. Dibawahnya ada sungai. Bening banget airnya. Ada ikannya juga dibawahnya. Trus saya coba mancing, gak dapat-dapat. Trus akhirnya dapat juga, ikannya kaya ikan koki gitu. Langsung lah saya taro di plastik gitu. Eh tiba-tiba, ikannya hilang padahal airnya nggak habis dan plastiknya nggak bocor" Kemudian langsung pada bingung dan bilang waaahh..... 
"Kemudian dia bilang, kalau saya dikasi tiket ke Mall Cassablanca sama ke hutan, saya pilih ke hutan"

Langsung saja, kemudian gue pancing "Pak, udah pernah ke mana aja?" Kemudian dia jawab: "Saya udah pernah ke Gunung Salak, tempat pesawat jatuh itu. Trus ke Gunung Gede" 
Mia nanya: "Ke Bromo pernah Pak?" "Wah belom" 
Trus Bintang: "Ke Krakatau Pak? "Belom juga" 
"Kalo sekarang mungkin saya udah susah kali ya masuk ke hutan-hutan. Kalo sekarang saya udah engap-engapan ya" 
Kemudian sekelas ketawa 

"Kalo ke Sinabung dulu juga saya pernah. Dekat-dekat Sinabung maksudnya" 
Trus Mia melalui Adhe nanya: "Pak, rumah Bapak kena gak Sinabung kemarin?" 
"Enggak. Saya jauh dari Sinabung. Ada 60 kilo dari sana. Saya di Binjai" "Nah kalian tau gak? Binjai terkenal apanya? Binjai tuh terkenal Rambutannya. Rambutan Binjai itu dagingnya tebal, bijinya kecil. Berair. Manis banget. Beda sama rambutan biasa"

Singkat cerita, gue nanya lagi ke dia: "Pak Kalo Durian gimana pak?"
"Wah.. durian di Sumatera mah terkenal banget. Tapi durian paling enak tuh di Sidikalang. Wah itu durian terkenal di Sumatera itu" 
Lanjut lah gue nanya lagi: "Pak kalo jalan-jalan di Sumatera Utara, enaknya kemana?"
"Pertama, makanannya enak-enak. Di Medan itu makanannya enak banget. Udah gitu murah lagi. Masakan padang di Medan aja lebih enak daripada di Padang"

Abis itu disela lagi sama siapa lupa. Tapi kemudian kita akhirnya belajar. Dan hanya belajar 15 menit dari 90 menit :))))). Jadi aktor dibalik semua ini: Bintang-Gue-Mia-Adhe-Nasimah wkwkwk. 
Intinya, asik banget dah ngobrol-ngobrol bareng dia. yang diomongin pun bebas dan luas banget. 

Nih yang namanya Pak Simarmata


Udahan ah ya. Sekian dulu.
Wassalammualaikum!